Ini Catatan Fraksi DPRD Badung dalam Pembahasan Sejumlah Perda - Beritabadung.id

News

Ini Catatan Fraksi DPRD Badung dalam Pembahasan Sejumlah Perda

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:50 WITA
Ini Catatan Fraksi DPRD Badung dalam Pembahasan Sejumlah Perda

beritabali/ist/Ini Catatan Fraksi DPRD Badung dalam Pembahasan Sejumlah Perda.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabadung.id, Mengwi.
DPRD Kabupaten Badung menggelar sidang Pandangan Umum (Umum) Fraksi-fraksi di gedung DPRD Badung dengan menyepakati rancangan APBD Badung 2022 akan tetapi dengan catatan di Ruang Sidang Utama Gosana Gedung DPRD Badung, Selasa (19/10).
Dengan agenda pembahasan meliputi, Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022, Ranperda tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2022, Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal, Ranperda tentang Retribusi Perpanjangan Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing, Ranperda tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung, ranperda tentang Pencabutan Perda Kabupaten Badung Nomor 7 tahun 2018 tentang RDTR dan Peraturan Zonasi Kecamatan Kuta Selatan tahun 2018-2038.
Selain itu ada juga, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Ranperda tentang Pencabutan Perda Kabupaten Badung nomor 24 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan dan Ranperda tentang Pencabutan Perda Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pendirian dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa.
Dimulai dari fraksi PDIP dibacakan I Made Suwardana mengatakan, setelah melakukan pertimbangan dan kajian yang mendalam, Fraksi PDIP memberikan apresiasi dan dukungan yang setinggi-tingginya, karena rancangan APBD Kabupaten Badung dalam situasi yang sangat sulit telah sepenuhnya berpihak pada kebutuhan utama masyarakat Badung yaitu, pendidikan dan kesehatan.
Pada rancangan APBD Badung 2022 anggaran pendidikan dirancang sebesar 20,13 persen, sedangkan anggaran kesehatan pada rancangan APBD  Badung tahun 2022 telah dirancang sebesar 20,23 persen, dan sebagian besar akan dimanfaatkan untuk menangani pandemi covid-19. 
“Ini wujud dari pemerintah Kabupaten Badung beserta jajarannya telah melaksanakan kebijakan anggaran yang strategis,” jelasnya. 
Lanjut fraksi Golkar dibacakan, Gede Suardika, sependapat dengan Pemerintah terhadap rancangan APBD Kabupaten Badung anggaran induk tahun 2022. Dengan saran agar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Seperti, mendorong pemerintah tegas kepada aparaturnya dalam menangani bidang perpajakan.
Sebab dengan merosotnya PHR selama pandemi, Badung harus berupaya menjadi pendapatan lainnya. Selain itu juga soal pemulihan kesehatan, pendidikan dan ekonomi masih menemui kendala-kendala di lapangan.
Selanjutnya fraksi Badung  Made Retha menyampaikan,pada prinsipnya pihaknya dapat memahami situasi pandemi Covid-19 sudah sangat mempengaruhi APBD Kabupaten Badung yang bertumpu pada pariwisata. Sehingga saat ini, perlu fokus dalam menangani masyarakat terdampak pandemi Covid-19. 
Dengan APBD 2022 dirancang masih mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebagai akibat ketidakpastian akan berakhirnya covid-19 sehingga membutuhkan kecermatan dalam menyusun proyeksi APBD di tahun 2022.
Halaman :

TAGS : Kesejahteraan Masyarakat Masyarakat Pemerintah Kabupaten Badung APBD DPRD Kabupaten Badung Berita Badung Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Badung Terkini Berita Badung Hari Ini Info Badung Beritabadung Informasi Badung


Beritajembrana.com - Media Online Jembrana Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Jembrana, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya